Home » warnet

Saat Komputer Server Warnet Loyo

28 September 2008 1 views 2 Comments

Selain karena secara spesifikasi bukan server sesungguhnya, saya tidak memberi nama ‘server’ untuk mengecoh pelanggan di warnet saya yang sering mengakses secara diam-diam untuk resource sharing (rentan akan sekuriti seperti masuknya virus, dll).  Pokoknya nama yang saya berikan bukan server, tapi  System.

Ya, desktop server, memang lebih pantas untuk memberi judul server yang biasa digunakan di warnet-warnet. Karena selain komputer yang digunakan memang komputer desktop biasa, sistem yang digunakan juga biasanya bukanlah sistem khusus operasi jaringan berikut perangkat lunak yang administrastif, seperti Windows 2000 server atau Windows 2003 server.  Pokoknya selagi dapat menangani dan mengontrol lalu-lintas jaringan dan sumber daya didalamnya,  pc desktop juga sanggup menggantikan peran server sesungguhnya. Meski dengan sedikit kekurangan : kadang-kadang ngadat, listrik boros, prosesor tidak update, dll. Mau tau server yang bukan gadungan, cek disini :) .

Nah, komputer system itu yang tugas rutinnya melayani dan sebagai titik komunikasi dalam jaringan  di warnet kami, tiba-tiba saja kemarin mati.  Terkapar karena terbakar api asmara. Saat komputer server loyo, warnet pun jadi limbung. Roda perekonomian pun terhenti sesaat :) . “Maaf, internetnya sedang eror,” kata kami tiap ada pelanggan yang mengetuk pintu. Dan untuk sementara aktivitas nge-blog pun terganggu.

Mumpung masih segar di ingatan, berikut sedikit tips dalam menentukan komputer server untuk warnet :

1. Pilih server yang bersifat scalable dan lengkapi dengan memori yang besar untuk memungkinkan berbagi resources (program, printer, cd, data, internet, dll) secara cepat. Untuk prosesornya tidak masalah baik Intel atau AMD.

2. Pilih komputer yang tangguh baik dalam masa beroperasinya maupun umur komponen-komponennya.  Beli pc desktop memang jauh lebih murah dari komputer yang memang dirancang sebagai server. Membeli server beneran malah lebih baik, seperti produk ini.

3. Tempatkan di posisi yang baik dan nyaman dan aman untuk digunakan.  Kalau perlu disain ruangan agar meminimalisir debu yang masuk ke lokasi server. Juga jaga agar orang-orang yang tidak berkepentingan dapat mengakses dengan mudah lokasi server. Perhatikan juga agar disekitar server bebas medan magnet, medan listrik atau bebas getaran.  Diperhatikan juga bebas Asap.

4. Beli UPS yang handal. Pokoknya jangan percayakan consumer electronic Anda sepenuhnya pada PLN. Kejutan listrik atau pemadaman dalam waktu singkat, atau gejala seputar listrik lainnya mengakibatkan kerusakan pada peralatan elektronik yang perlu diwaspadai. Ketidakseimbangan dibawah 5% saja dapat mengakibatkan kinerja mesin yang sedang beroperasi bertambah hingga 18% dari keadaan normal.

5. Lengkapi dengan kipas yang cukup.

komputer server warnet,server warnet,antivirus untuk server warnet,,server untuk warnet,windows untuk server warnet,pc server warnet,windows server untuk warnet,komputer untuk server warnet,komputer server untuk warnet Posted In: warnet |

Tags: Server Warnet

Berlangganan Artikel

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca artikel-artikel di blog ini. Bila Anda ingin berlangganan artikel secara rutin, silahkan klik link dibawa ini.
Berlangganan Artikel

RSS feed | Trackback URI

2 Comments »

Comment by jhon smoke
2011-11-08 22:06:38

postingan agan bermanfaat bagi kami(para OP warnet)
thanks gan.
http://www.facebook.com/groups/225805474145741/239527819440173/?ref=notif&notif_t=group_activity#!/groups/165826283447093/

itu smuanya berangotakan para OP2 warnet se karesidenan Surakarta.(boyolali, klaten, sukoharjo dst)
seru gan nimbrung disitu

 
Comment by rudy
2011-11-09 05:55:36

Salam kenal all,…meluncur ke TKP… :D

 
Nama (Harus diisi)
E-mail (Harus diisi - Tidak akan dipublikasikan)
URI
Komentar Anda (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post