Home » Notebook

Toshiba Portege M600

24 June 2008 1 views No Comment

Ini posting pertama. Membeli laptop pesanan kerabat.  Sayangnya mereka minta  setelah pameran komputer 2008 selesai. Padahal saat saya kesana banyak jenis laptop baru dari berbagai merk yang dapat dipilih dengan harga yang sedikit lebih miring dari harga toko.

Sayangnya lagi mereka menolak membeli laptop sederhana merk DELL punya saya yang sebetulnya memang mau diganti dengan yang lebih (pantas?) untuk jaman sekarang (minimal spek kenceng, ringan dan built in web cam lah….hehehe)

Harga doesn’t matter, kata mereka. (pamer atau naif nih?).   Yang Acer Ferrari juga boleh, om, tambah keponakanku yang punya kerjaan ngerepotin ini yang rencananya akan dipakai pas masuk kuliah. (tau sendiri kan kira-kira nantinya digunakan untuk apa…) Bingung juga nih nentuin kira-kira speknya.  Pokoknya inti pesan dari mereka : barang bermerk, keluaran terbaru dan tentunya bisa dibanggain karena dipilih oleh orang yang ngerti laptop (wele,…punya kan belum tentu ngerti, om! :) .

Setelah melihat sana-sini, saya membaca blog seorang grafis designer yang mereview Toshiba Portege M600 dengan sangat indah.  Dan setelah mempelajari isi teknisnya, memang lumayan juga untuk direferensikan ke orang lain, meski ada juga yang menyesal setengah mati membeli barang ini : keyboard jelek, kamera gak berguna, dan daya tahan batarinya yang menyedihkan, untuk detail baca disini.

Kenapa portege? tanya saudara saya itu.  Yah cuma merk dagang aja, jawab saya, cuma untuk mengelompokkan pengguna dan jenis laptopnya.

Toshiba Portege biasanya untuk pengguna yang mobile dan kalangan bisnis. Oleh karena itu di rancang seimbang antara fungsi, style, berat dan standar portabilitas. Sementara yang Satellite untuk user rumahan atau kantor yang lebih menitik beratkan peran fungsi dan style seperti ukuran layar yang lebih luas untuk kenyamanan bekerja atau ber-game ria.  Nah, kalau yang Tecra untuk para profesional yang multi mobile dengan kemudahan konektivitas tanpa kabel.

Note : Kayaknya saat ini nyaris semua type sudah memiliki fitur yang sama.

Tapi satu hal yang pasti saya memang cuma mengusung satu merk,  Toshiba.  Sama seperti kebanyakan orang memilih handphone merk Nokia, mobil keluarga merk Kijang, minuman mineral merk aqua, atau merk-merk bestselling sejuta umat lainnya.  Kenapa ya?  Mungkin karena pengalaman menjual merk-merk itu yang tidak ‘se-sableng‘ harga jual bekas merk laptop lainnya. Juga kemudahan mendapatkan spare-partnya. Itu saja…..simple life! kata Gus Dur. Jadi jangan protes ya, kalau saking murah dan mudahnya dalam perawatan, saya sebagai orang endonesia cuma iseng bilang : Laptop adalah Toshiba.

Alasan lainnya, karena saya punya opini, produk industri pasti selalu di update, begitu juga keinginan orang untuk menggantinya.  Sementara harga jual? Hmm,…cuma tanah deh kayaknya yang gak akan pernah turun :) Sementara laptop? Cuma Toshiba yang gak nyakitin hati saat dijual sebagai barang bekas. Bagaimana dengan anda?????

toshiba portege m600,toshiba m600,harga toshiba portege m600,driver toshiba portege m600,driver toshiba m600,,portege m600,download driver toshiba portege m600,harga laptop toshiba m600,harga laptop toshiba portege m600 Posted In: Notebook |

Tags: Notebook, satellite, tecra, toshiba

Berlangganan Artikel

Terima kasih telah mengunjungi dan membaca artikel-artikel di blog ini. Bila Anda ingin berlangganan artikel secara rutin, silahkan klik link dibawa ini.
Berlangganan Artikel

RSS feed | Trackback URI

Comments »

Nama (Harus diisi)
E-mail (Harus diisi - Tidak akan dipublikasikan)
URI
Komentar Anda (smaller size | larger size)
You may use <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> in your comment.

Trackback responses to this post