Notebook atau Desktop Computer – Mana yang Harus Dipilih?
Dimana-mana sering kita lihat banyak orang menggunakan notebook atau laptop. Di kantor, kampus, pusat perdagangan, bahkan di rumah-rumah. Jangan kaget juga di beberapa sekolah menengah penggunaan komputer portabel sudah jamak terlihat digunakan siswa. Apakah ini trend belaka? Apakah kita juga harus memilikinya?
Portabel komputer (biasanya dikenal untuk laptop dan notebook;adalah benda yang sama, baca disini) secara harga lebih mahal dari desktop Personal Computer atau biasa disebut PC. PC secara jargon produk bernilai lebih ergonomis (ergonomis dapat diartikan, peralatan yang diciptakan untuk disesuaikan dengan kondisi yang menggunakannya agar lebih enak, nyaman, aman, sehat, dan efektif/ENASE).
Inilah beberapa hal yang membedakan antara laptop dan PC Desktop.
1. Perbedaan Harga
Banyak orang berpikir mengapa harga laptop lebih mahal dari PC, padahal dari sisi spesifikasi dan teknikal serupa. Hal itu dikarenakan besarnya biaya yang harus dikeluarkan produsen pada pembuatan sebagain besar komponen laptop. Bila pada komputer desktop nyaris seragam dalam hal bentuk dan pembuatannya, tidak demikian dengan portabel komputer. Faktor seperti kekompakan, berat, panas yang harus diminimalisir, atau konsumsi energi/baterai adalah sesuatu yang mesti diperhatikan dibanding komputer desktop. Inilah yang membuat harga laptop lebih mahal dibanding PC.
2. Kebutuhan Tempat
Sudah sangat jelas, komputer portabel dapat dibawa kemana-mana dan dapat digunakan tanpa adanya keterbatasan tempat. Sementara PC Desktop, jelas dibatasi oleh ruang dan berat. Oleh karena itu istilah “Desktop” sangat tepat, karena berarti komputer dan segala output pendukungnya (base unit), keyboard, mouse dan monitor, dan setumpuk kabel-kabel yang harus diletakkan diatas meja. Jadi penggunaan desktop biasanya sudah jelas peruntukannya, entah itu diletakkan di kantor untuk waktu yang lama, dan lain sebagainya.
3. Faktor Bioteknologi
Teknologi tak dapat lepas dari dampaknya terhadap kesehatan. Komputer desktop ditinjau dari sisi kesehatan, jauh lebih nyaman untuk digunakan dibanding laptop. Coba perhatikan prinsip penggunaan komputer yang benar dan baik sesuai standar yang dianjurkan. Pertama, keyboard haruslah sama tingginya dengan siku sehingga lengan dan jemari mengurangi ketegangan otot dan persendian dan posisi tangan dan jemari saat mengetik harus dalam keadaan santai dan tidak melengkung atau tegang.
Kedua, pentingnya mengatur jarak dan juga letak monitor pada pandangan mata. Posisi yang disarankan (berdasar penelitian) yakni agar posisi monitor agak lebih rendah dari ketinggian mata, paling tidak antara 10-23 cm di bawah mata. Bandingkan dengan posisi monitor yang lebih tinggi yang akan mengakibatkan otot leher, punggung dan bahu dapat menjadi kaku.
Berdasar penjelasan diatas, secara penggunaan komputer desktop jauh lebih baik dibanding laptop komputer.
Aspek lain dari bioteknologi adalah usabilitas (mudah digunakan dan tidak sulit dalam pengoperasiannya). Berdasar ukurannya, laptop jauh lebih kecil dibanding PC. Faktor ini yang mengakibatkan penggunaan keyboard pada laptop seringkali mengalami kendala karena bentuknya yang lebih rapat dan kecil.
4. Layar Monitor
Layar laptop atau layar LCD memiliki resolusi asli (native resolution), yakni kemampuan monitor bekerja pada resolusi yang telah ditetapkan. Diluar resolusi tersebut, biasanya kualitas yang tampak tidak sebagus resolusi aslinya terutama pada text. LCD akan melakukan interpolasi layar pada penggunaan non-native. Tentu saja ini membuat kenyamanan jadi berkurang saat menggunakan laptop. Sebagai gambaran, LCD 15″ umumnya memiliki resolusi native 1024×768 pixels, dan untuk 17 inchi resolusinya adalah 1280×1024 pixels. Untuk itu set up layar laptop pada ukuran yang ditetapkan. Baca aturannya pada manual yang diberikan.
5. Ketahanan
Ketahanan atau kestabilan laptop memang sering dipertanyakan terutama seputar panasnya yang berlebihan. Bila masih dalam masa garansi, hal ini tentu saja tidak bermasalah. Secara pabrikan produsen menjamin ketahanan suku cadang sampai 3 tahun.
Kesimpulannya, memang laptop lebih mahal daripada desktop. Namun seiring waktu, selisih harganya semakin turun. Kalau dulu harga sebuah laptop bisa 3 kali lebih mahal dibanding desktop, sekarang untuk yang kelas menengah, harganya kini hanya setengahnya saja. Secara penggunaan, laptop atau notebook, jauh lebih praktis dan mobile untuk digunakan dimana saja.
Sekarang tinggal Anda yang memutuskan. Sebelum membeli, cobalah untuk melakukan pertimbangan yang dalam, baca juga artikel ini. Selanjutnya terserah Anda.
perbedaan komputer desktop dengan notebook,ketahanan laptop dan desktop,bedanya notebook dengan desktop,pc atau laptop,kenapa keyped notebook jadi kaku saat noteebook panas,perbedaan notebook dengan desktop pc,resolusi desktop toshiba,,penelitian merk netbook terbaik,notebook atau laptop Posted In: Notebook |Tags: Desktop Computer, Notebook
Berlangganan Artikel
Terima kasih telah mengunjungi dan membaca artikel-artikel di blog ini. Bila Anda ingin berlangganan artikel secara rutin, silahkan klik link dibawa ini.Berlangganan Artikel



RSS feed | Trackback URI
2 Comments »
Trackback responses to this post