DIY: Membuat Air Conditioner (AC) itu sangat mudah
DIY, Do It Yourself! Cukup dengan sebuah kipas angin, ember, air es dan beberapa selang tembaga, Anda dapat membuat sebuah AC untuk mendinginkan ruangan tanpa harus mengeluarkan banyak uang.
Bagaimana cara kerjanya? Seperti tampak pada gambar, kipas menyebarkan hawa dari air es yang mengalir melalui pipa koil/tube tembaga melingkar yang dililitkan pada bagian belakang kipas angin sekaligus memberi efek dingin. Kondensasi (proses penukaran suhu yang berlangsung pada tekanan yang konstan) mungkin bisa saja tak semulus perkiraan dan Anda tidak akan mendapatkan hasil yang sama sebagaimana AC yang dibeli dari toko, namun untuk Anda yang tak tahan panas, mengapa tidak mencobanya?

Daftar Harga material:
1. Pipa tembaga ukuran 1/4 inch Rp. 50.000/mtr atau
2. Pipa tembaga ukuran 3/8 inch Rp. 55.000/mtr atau
3. Pipa tembaga ukuran 1/2 inch Rp. 70.000/mtr
Tahapan membuat:

Tahapan cabling:

Tahap membuat pembuangan:

Tags: AC, Air Conditioner, DIY
Berlangganan Artikel
Terima kasih telah mengunjungi dan membaca artikel-artikel di blog ini. Bila Anda ingin berlangganan artikel secara rutin, silahkan klik link dibawa ini.Berlangganan Artikel


info yang menarik, suatu kesempat harus dicoba nih …
Salam
bener2 ide kreatif,….tinggal cari thermos agar dinginnya es ga cepet cair…
ide yang sangat sangat sangat dan teramat bagus untuk anak indonesia yang mau maju… kita dukung sepenuhnya dengan sangat BANGGA !!!
teruskan perjuanganmu NAK, lebih rapi lagi kalo bisa….
salam.
Saya salut dengan idenya, cuman ada sedikit bingung air es/es batunya mengalir lewatmana ? apa posisi ember es lebih tinggi dari kipas angin. mohon jawabannya
pakai pompa akuarium untuk mengalirkan air dingin ke cubing2
to all: ide asli bukan dari saya, banyak kok yg sdh lbh dulu mempraktekannya. Seperti AC, air es hanya diambil kondensasinya, tdk airnya secara langsung.
Mas saya udah coba tapi kenapa gak dingin…..semua udah lengkap pake water pump, pake es….sampai berembun pipanya lagi…..kenapa ya..
Dinginnya memang tidak terlalu banyak, tapi paling tidak lebih dari kipas angin saja.
sebenarnya ngga perlu pembuangan, coba dengan water pump aquarium jadi airnya bisa balik lagi ke ember penampung es, tapi kendalanya jika pada suhu sudah dingin, air yang melalui pipa tembaga akan merembes keluar lewat pori2 pipa tembaga
bang, saya dah liat video cara bikin AC ini di youtube.. cuman saya ada beberapa pertanyaan..
1. HARUS pakai pipa tembaga y? ap g bisa pake selang biasa (semua)?
2. HARUS pakai air es? kalau air biasa?
3. water pumpnya yg model ap? yg paling murah tp efektif ap? (haha.. teuteup, yg paling murah)
mohon dijawab y Bang.. coz saya sangat tertarik buat bikin AC ini..
soalnya muraaaaaahh.. (kalo pasang AC beneran bayar kos jauh lebih mahal, sementara hawa kamar kosan minta ampun panasnya.. T.T)
trus kalo bisa gambar step2 cara bikinnya diperdetil y biar bisa saya tiru..
thanks
*maap kepanjangan ^^v
1. wah kalau pipa biasa kayaknya gak akan ada efek apa2. Justru pipa tembaga yg akan memberi perubahan suhu/kondensasi meniru yang ada pd AC sesungguhnya.
2. Air es dong, kalau pipa tembaga diberi air biasa, dia tak akan mengembun di sekitar pipa.
3. Gak pakai waterpump, kalau embernya diletakkan di tempat tinggi dan air dihisap secara manual juga bisa kok.
maaf mnyela di tengah2 anda semua…
saya mau bantuin untuk mempeerjelas keterangannya mas rudy…
1. kenapa harus memakai pipa tembaga bukan pipa yang lain, bukan karena AC memakai pipa tembaga, tapi hal tersebut disebabkan oleh konduktivitas thermal tembaga yang tinggi yakni kemampuan untuk menghantarkan panas yang baik. nah..pertanyaan lain kenapa kok tidak memakai pipa aluminium karena konduktivitas thermal dari aluminium lebih rendah dari tembaga (kurang bagus)
2. kenapa harus es, tidak dengan air biasa,,karena kalo air biasa akan sama saja dengan suhu kamar, makanya dipilih memekai es..
3. untuk cara mengalirkanya bisa memakai pompa akuarium,
thanks semoga info ini bisa sedikit melengkapi jawaban diatas…
dan kalo boleh tau berapa harga pipa tembaganya lengkap dengan dimensinya, soalnya saya mau cari unutk penelitian saya…
ooo, gitu y bang.. jd tanpa water pump jg bisa y.. mungkin mirip prinsip bernoulli itu ya (haha.. sotoy)
thanks bang atas infonya..
Berarti airnya nggak ngalir lewat tembaga ya ?
kalo emang mengalir melalui tembaganya ? bagaimana caranya ?
tQ
bukan airnya yg ingin diterapkan, tapi efek mengembunnya tembaga oleh air es..seperti ac.
Buat mas rudy and all:
ini menarik sekali dan menginspirasi saya buat mencoba. Tapi saya punya beberapa masukan yang semoga berguna:
1. Air dingin HARUS mengalir ke dalam pipa tembaga. Pada kasus AC, pipa tembaga dialiri oleh freon dingin.
2. Air bisa mengalir menggunakan pompa air seperti yang digunakan di akuarium (kira2 harganya 60 rb). Siklus bisa tertutup (maksudnya setelah air melalui pipa tembaga, air dialirkan kembali ke ember), atau terbuka (air sisa dari tembaga langsung dibuang). Mana lebih efisien? pada kasus ini, tertutup, karena air dingin setelah melewati pipa tembaga masih cukup dingin untuk mendinginkan ruangan kembali. jadi sayang kalau dibuang. Air sisa ini masih cukup dingin karena pertukaran panas dari udara ke air tidak terlalu efisien (tidak se efisien AC).
3. Pada siklus terbuka, tidak perlu menggunakan pompa juga bisa. asalkan pipa pembuangannya lebih rendah dari pipa masuknya (seperti kalau kita mau menguras akuarium, kita bisa pakai metode ini).
4. Saya sudah coba metode ini, tapi suhu udara ruangan rasanya tidak bertambah dingin. pertukaran panas kurang efisien. kalau mau lebih efisien, coba pakai radiator mobil. Kalau mau ngirit, pake yang bekas. Air es dipompa dengan siklus tertutup. pertukaran panasnya jauh lebih efisien.
thx.
saya setuju teori no 2 dan aplikasi no 4 sangat menarik utk dicoba,..kalau ada kesempatan saya akan mencobanya langsung.
radiator bekas genio (ukuran 40X40cm) harganya 300 ribuan.
radiator lebih bagus dipasang di belakang fan, dan diberi selubung antara radiator dan fannya supaya semua angin yang terserap oleh bagian belakang fan melewati radiator (tidak lewat bagian atas dan bawah).
kalau dipasang di depan, angin akan menabrak radiator dan pancarannya akan tersebar ke sekeliling radiator saja dan tidak sampai ke badan kita, jadi tidak terasa dinginnya.
selain bekas radiator, apa yang lain?? misal evaporator bekas ac mobil…. kira2 berapa harga evaporator bekas ac mobil boss??
bang berapa lama teahan dinginya
ijin copas mas ya, ntar ane kasih linknya kok
mirip http://www.lifehack.org/articles/lifestyle/diy-air-conditioner.html
betul,..sumbernya memang dari website itu.
http://www.gmilburn.ca/2005/06/15/geoffs-original-homemade-air-conditioner/
sumber referensi…
mahalllll baqnget tembaganya
Wah ide yang sangat cerdik sekali!!! mantap!
sekarang brarti kita cuma perlu pikirkan bagaimana airnya bisa tahan dingin, tadi juga semepet search biar bisa bikin air dingin.
mudah2 aja karya ini bisa dikembangkan lagi
hmm gimana kalau airnya di campur sama garam? biar esnya jadi awet? kayanya pake waterpump aquarium yang 25 watt juga kuat ini
atau bisa juga ember kita ganti sama termos yang tahan dingin di bor? atau peti es igloo? kalau mau lebih murah lagi bikin dari sterofoam yang kaya buat beli ikan?
Bagus banget Neeh….
cuma munkin sdikit masukan aja…!! yang gampang tu kan pake Hexos(FAn untuk ventilasi) ga usah pake es batu..!! (ribet)
-dibelakangnya diberi bahan woll (menutupi bagian belakang Fan)
ga usah pake kabel tembaga… yg munkin sdikit mahal..^_^
-air ditampung di wadah, dan di angkat dengan water pump untuk
membasahi Woll…. hanya diberi sedikit ruang yg harus tertutup..!
angin yg keluar akan terasa bagai Ac sungguhan.(lebih dingin)
GAMPANG JG KO..! smoga dapat brmanfaat jg.. makasii
sepakat ama Bang Roshad. tu prinsipnya kayak Handy Cooler yang baru muncul tu ya kali..??
Kalo menurut saya lebih bagus pakek unit ac beneran yang in door ( yang bekas ), media pendinginnya tetap pakek air yang direndami es batu lebih bagus pakek air garam biar lebih dingin dan tahan lama es batunya, pakek termos dan pompa aquarium
mendinginkan ruangan untuk brp jam menggunakan alat ini ya? Kok gak da keterangan sama sekali.
hehehe mantaff gan n perlu di coba neh
satu pertanyaan dari saya,,
apakah air yg berada didlm kawat tembaga trsbt menglir,,?
maklum,, saya masih SD,, jadi kurang ngerti,,
mohonn dibantu ya,,!!
info yg menarik, patut tuk dicoba.:D
mantap gan, nunggu $$$$ buat bikinnya.:”>
There is clearly a lot to realize about this. I think you made some nice points in features also.
Very efficiently written information. It will be beneficial to everyone who usess it, including myself. Keep doing what you are doing – looking forward to more posts.
I have to express thanks to you just for bailing me out of this trouble. Because of browsing throughout the the web and coming across things which are not beneficial, I believed my life was well over. Existing minus the approaches to the issues you’ve sorted out through this posting is a serious case, as well as ones which could have negatively damaged my entire career if I had not come across your website. The know-how and kindness in controlling all the pieces was excellent. I don’t know what I would’ve done if I had not discovered such a stuff like this. I am able to now look forward to my future. Thanks for your time so much for this specialized and results-oriented guide. I will not hesitate to propose your web blog to any individual who would like direction on this subject.
LOH KOK NGGAK BISA PADAHAL BAHANYA DAH LENGKAP UDAH PIPA TEMBAGANYA
BELI YANG UKURAN PANJANG TAPI DINGINNYA NGGAK TERLALU SOALNYA DI RUMAH PUANASNYA MINTA AMPUNNNNNNNNNNNNNNNNN. DEH MAAF SUDAH KEPANJANGAN.
putaran kipasnya mungkin gak perlu kenceng kali ya..??
atawa gak perlu kipas angin aja sekalian, dibiarin aja proses evaporasinya biar udara dingin nyebar sendiri di ruangan.
so, dengan begitu gak ada udara dingin yang hilang karena terbawa/terdorong angin kan..??
CMIIW..
atawa di dalam ruangan ditaruhin es batu yang gede-gede gitu aja, kan udah bikin dingin, gak ribet…:D
putaran kompresor kan bisa bikin udara tambah panas, belum lagi motor kipas angin juga.
maaf mnyela di tengah2 anda semua…
saya mau bantuin untuk mempeerjelas keterangannya mas rudy…
1. kenapa harus memakai pipa tembaga bukan pipa yang lain, bukan karena AC memakai pipa tembaga, tapi hal tersebut disebabkan oleh konduktivitas thermal tembaga yang tinggi yakni kemampuan untuk menghantarkan panas yang baik. nah..pertanyaan lain kenapa kok tidak memakai pipa aluminium karena konduktivitas thermal dari aluminium lebih rendah dari tembaga (kurang bagus)
2. kenapa harus es, tidak dengan air biasa,,karena kalo air biasa akan sama saja dengan suhu kamar, makanya dipilih memekai es..
3. untuk cara mengalirkanya bisa memakai pompa akuarium,
thanks semoga info ini bisa sedikit melengkapi jawaban diatas…
dan kalo boleh tau berapa harga pipa tembaganya lengkap dengan dimensinya, soalnya saya mau cari unutk penelitian saya…
pipa tembaganya kok ga berembun ya? kalau menurut saya malah boros untuk beli es batu dan hawa dingin yg didapatkan tidak signifikan malah cenderung tidak terasa bedanya
??????????? mana yang beber nich ? maaf mo gabungan
hasil eksperimen temen2 mahasiswa dan mahasiswi,..kami punya solusi, saya beli AC indoor bekas + remote, kalian bisa beli di toko bekas AC, nah, dari situ beli slang tembaga prinsip sama seperti di atas menggunakan pumpa aquarium dan bungkus bekas ikan bisa beli di swalayan,.. nah.. setelah jadi beri selang audara keluar besarnya, fungsinya utk penggabungan air es dan udara luar rumah..,.. , hasilnya udara sejuk akan bercampur dinging, bisa di bayangkan.. seperti punya AC sendiri, padahal hanya indoornya doang pakai remote pula.. asyik-asyik kata ayu ting ting.. perlu di coba… hub saya di 081555979691…atau cukup sms email aja deh di arwan@itats.ac.id .. nanti saya kirimkan skema gambarnya.. ok,….., mengenai masalah berapa lama dinginnya .. lumayan lama kok, 2 – 3 jam.,, ni juga kami masih meneliti lagi, bgaimana kedepannya bisa membuat AC murah listrik hemat… kami mohon dukungan dari temen.. kami masih RISET…
Wah berita bagus. Jadi kepingin lihat skema yang sudah dibuat. Moga2 risetnya tambah maju dan membantu banyak orang untuk membuat AC murah dan hemat listrik. Maju terus, kawan-kawan!!!
menarik sekali teorinya, jadi pengen liat skemanya